Mitos Mengurangi Tekanan Ban Saat Berkendara di Musim Hujan

Apakah anda pernah melihat kalau ada pengendara sepeda motor yang harus turun dan mengurangi tekanan ban saat kondisi hujan? Kalau anda saat ini masih saja melihat hal tersebut maka jangan ditiru. Mengingat tindakan tersebut bukannya aman justru akan membahayakan anda saat berkendara.

berita banten 

berita banten kali ini menyebutkan kalau mitos akan mengurangi tekanan ban saat berkendara dalam kondisi hujan itu jangan dilakukan. Lebih baik anda melupakan mitos tersebut dan tetap hati-hati saat berkendara di jalan yang basah.

Lantas mengapa tidak perlu mengurangi tekanan ban? Apabila anda berkendara dalam kondisi tekanan ban yang tidak sesuai, akan membuat anda tidak nyaman dan justru membahayakan. Ketika tekanan ban tidak seimbang akan membuat permukaan ban akan lebih banyak tergerus oleh aspal. Justru ini akan membuat ban motor anda akan cepat aus.

Berita Banten memberitakan kalau saat berkendara di musim hujan perhatikanlah tekanan angin pada ban. Pastikan tekanan ban tidak boleh kendor agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa tips berkendara di musim hujan. Selengkapnya berikut ini penjelasannya:

  1. Apabila anda mengendarai motor matic maka untuk ban belakang tekanan anginnya sekitar 31 sampai 33 psi. sementara untuk ban depannya harus memiliki tekanan mulai dari 28 sampai 30 psi.
  2. Ketika tekanan ban di bawah aturan tersebut maka disarankan untuk segera melakukan penambahan tekanan angin. Hal ini selain meminimalisir kecelakaan juga bentuk dari merawat ban agar tidak mudah rusak atau aus.
  3. Ketika anda sedang berkendara di jalan yang basah, jangan pernah memiliki pikiran untuk berhenti dan mengurangi tekanan ban.
  4. Memang banyak orang melakukan pengurangan tekanan ban di saat musim hujan ini bertujuan agar seluruh permukaan ban motor mampu menempel dengan aspal. Namun kalau anda pakai untuk kecepatan tinggi kondisi ban yang tekanan anginnya berkurang akan memicu motor anda terjatuh
  5. Walau tidak dalam kondisi hujan, anda perlu memperhatikan kondisi tekanan angin. Hal ini bertujuan agar anda bisa merasakan kenyamanan dan aman saat berkendara baik musim hujan atau kemarau.
  6. Ketika sudah masuk musim hujan, jangan fokus untuk mengurangi tekanan angin. Jadi yang perlu anda perhatikan adalah permukaan ban yang sudah aus atau belum, kedalaman ukiran ban demi keselamatan.

Demikianlah berita Banten kali ini  mengenai mitos pengurangan tekanan angin pada ban di kondisi jalan basah. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah wawasan untuk berkendara aman di jalan basah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *